
Atap panas? Kurangi panas masuk dengan PU Foam Spray
WIP mengaplikasikan rigid Polyurethane Foam langsung pada atap metal atau spandek untuk membentuk lapisan insulasi tanpa sambungan yang mengikuti profil permukaan. Sistem dapat dirancang sebagai exposed maupun non-exposed sesuai kondisi bangunan dan kebutuhan proyek.
Tanpa komitmen, tim kami membalas dalam hitungan jam.
Mengapa PU Foam?
Mengapa PU Foam efektif untuk insulasi atap?
Sebagai sistem insulasi polyurethane foam untuk atap, PU Foam memiliki daya hantar panas rendah dan membentuk lapisan insulasi langsung pada permukaan. Karena mengikuti profil spandek atau corrugated roof, sistem membantu membatasi transfer panas sekaligus membentuk coverage kontinu tanpa banyak sambungan.
01
Mengurangi Panas Masuk
Membantu membatasi panas matahari melalui permukaan atap.
02
Mengikuti profil atap
Foam terbentuk langsung pada substrat dan mengikuti lekukan pada permukaan substrat
03
Lapisan tanpa sambung
Mengurangi titik kebocoran dibanding material insulasi lembaran

Pilihan Sistem
Sistem PU Foam atap: exposed atau non-exposed?
Posisi aplikasi menentukan metode kerja, kebutuhan protective coating, akses, detail sealing, dan maintenance.
01
NON-EXPOSED
PU Foam di sisi bawah atap
PU Foam disemprotkan di bagian bawah atap metal/spandek, dari sisi dalam bangunan.
​
-
Tidak memerlukan pembongkaran atap secara besar-besaran
-
Foam terlindung dari paparan UV langsung
-
Cocok untuk bangunan industrial baru yang belum operasional

02
EXPOSED
PU Foam di sisi atas + protective coating
PU Foam dipasang dari sisi eksterior sebagai bagian dari sistem insulasi atap.
​
-
foam terpapar langsung ke lingkungan luar, UV Topcoat layer diperlukan
-
Cocok untuk bangunan operasional yang mengalami kendala panas

Pertimbangan Teknis
Apa yang perlu diperiksa sebelum aplikasi PU Foam atap?
Jenis substrate, existing coating, karat, kelembapan, akses, ketebalan, dan paparan cuaca akan mempengaruhi metode aplikasi.
01
Jenis Atap
Metal, spandek, beton, atau bidang lain yang perlu dievaluasi.
02
Kondisi Permukaan
Kebersihan, karat, kelembapan, dan existing coating mempengaruhi adhesi.
03
Ketebalan Insulasi
Ditentukan dari kebutuhan thermal dan kondisi bangunan.
04
Posisi Insulasi
Menentukan kebutuhan protective coating dan detail finishing.
Metode Kerja
Proses Aplikasi PU Foam Spray pada Atap
Jenis substrate, existing coating, karat, kelembapan, akses, ketebalan, dan paparan cuaca akan mempengaruhi metode aplikasi.
01
Survey
Evaluasi kondisi atap, akses, luas area, dan kebutuhan proyek.
02
Preparation
Pembersihan bidang dan proteksi area terhadap overspray.
03
PU Foam Spray
Aplikasi mengikuti bidang atap hingga ketebalan yang ditentukan.
04
Inspeksi
Pemeriksaan ketebalan, detail, kebersihan, dan hasil aplikasi.
05
Finishing
Protective coating atau finishing tambahan bila dibutuhkan,.

.png)