top of page

Insulasi PU Foam untuk Tangki Urea, LNG, F&B & Chilled Tank

Rigid Polyurethane Foam dapat digunakan sebagai thermal insulation pada tangki yang beroperasi di bawah temperatur ambient. Pada sistem in-situ pouring, PU Foam dibentuk langsung di dalam rongga antara dinding tangki dan outer skin untuk membantu membatasi heat gain dan mengurangi risiko kondensasi

Tanpa komitmen, tim kami membalas dalam hitungan jam.

Masalah Utama

Kenapa Tanki Dingin membutuhkan Insulasi?

Pada tanki dengan temperatur operasi di bawah ambient, panas dari lingkungan bergerak menuju media yang lebih dingin. Sistem insulation bertujuan memperlambat perpindahan panas dan membantu mengendalikan temperatur permukaan luar.

01

Membatasi Suhu Panas Luar

 insulasi Polyurethane Foam membantu mengurangi panas dari lingkungan menuju media dingin di dalam tangki.

02

Mencegah Kondensasi

Insulasi yang tepat membantu menjaga temperatur permukaan luar agar tidak turun di bawah titik embun.

03

Insulasi tanpa Sambung

Nozzle, manhole, roof edge, skirt, support, ladder bracket membutuhkan detail lebih agar tidak menjadi titik lemah.

image.png

Mengapa PU Foam?

Mengapa PU Foam efektif untuk insulasi Tanki?

Rigid closed-cell PU Foam memiliki daya hantar panas rendah dan diaplikasikan sebagai foam yang mengembang langsung pada substrat. Hal ini memungkinkan lapisan insulasi mengikuti profil dinding dan membantu meminimalkan sambungan dibanding sistem insulasi lembaran.

01

Mengurangi Panas Masuk

Rigid PU Foam mempunyai daya hantar panas rendah sehingga dapat membantu memperlambat perpindahan panas dari lingkungan menuju media dingin

02

Mencegah Kondensasi

PU Foam membantu menjaga temperatur permukaan luar sistem agar tidak turun di bawah titik embun, Hasil akhirnya tetap bergantung pada ketebalan dan sistem suhu tanki

03

Lapisan tanpa sambung

In-situ pouring membentuk foam langsung di dalam cavity sehingga dapat mengikuti curved tank shell dan ruang yang sulit ditutup menggunakan insulation section biasa

ChatGPT Image Aug 16, 2026, 04_22_52 PM.png

Sistem Insulasi Pipa

Empat jenis tangki yang paling relevan untuk PU Foam cold insulation

Kebutuhan insulation ditentukan oleh temperatur operasi, ambient condition, target heat gain, risiko kondensasi, dan desain tangki. Semakin rendah temperatur operasi dibanding ambient, semakin penting continuity dan kualitas pengisian insulation

INSULASI

01

Urea Tank

Pada proses tertentu, urea atau larutan proses perlu dipertahankan pada temperatur yang dikendalikan. PU Foam dapat digunakan sebagai external thermal insulation ketika desain proses membutuhkan pengurangan heat transfer dari lingkungan.

INSULASI

03

Food & Beverage Tank

Chilled water, dairy, beverage, dan process-liquid tank dapat membutuhkan external insulation untuk membantu menjaga temperatur produk atau utility. PU Foam berada di luar process shell, bukan sebagai food-contact surface.

INSULASI

02

Rigid Closed-Cell PU Foam

LNG berada pada temperatur kriogenik sehingga insulation harus mengikuti engineered system dan project specification yang sangat spesifik. Rigid PU/PIR dapat relevan pada bagian atau sistem tertentu hanya bila disetujui dalam desain proyek

LAPISAN PELINDUNG

04

Chilled Water & Cold Process Tank

Chilled-water, glycol, brine, dan cold-process storage merupakan aplikasi yang sangat relevan ketika temperatur media berada di bawah ambient dan heat gain perlu dikendalikan.

Metode Kerja

In-Situ Inection: PU Foam dibentuk langsung di dalam celah tanki

Metode ini menggunakan ruang antara tank shell dan outer skin/jacketing sebagai mould. Pengisian tidak dilakukan sekaligus untuk seluruh tinggi tangki. Area dibagi menjadi beberapa lift atau zona agar rise, expansion, density, dan filling dapat lebih dikontrol.

01

Siapkan Celah

Outer Jacketing dipasang pada jarak sesuai target insulation thickness. Joint pada lower area harus cukup rapat agar PU tidak bocor sebelum foam bereaksi.

02

Pembagian zonasi lubang injeksi

Tangki dibagi menjadi horizontal zonasi dengan lubang injeksi agar foam dapat mengisi celah dengan lebih baik. untuk diameter besar, diperlukan beberapa lubang injeksi agar menghindari kopong

03

Kontrol venting hole

Lubang venting hole akan dimonitor yang berfungsi untuk memberikan jalur udara keluar dan membantu aplikator untuk memastikan area sudah terinjeksi dengan baik

04

Finishing

Setelah satu zona selesai dan kondisi foam cukup stabil, filling/vent hole ditutup dan proses dilanjutkan ke lift berikutnya sampai area tank terisi sesuai scope.

image.png

Quality control Insulasi

Yang paling penting bukan sekadar “foam masuk”, tetapi celah terisi secara konsisten

area injeksi terlalu luas, terlalu besar volume per injeksi, gel time yang terlalu cepat,  atau venting yang buruk dapat menyebabkan kopong (void) . Karena itu metode injeksi harus disesuaikan dengan karakter foam dan kondisi tank

ChatGPT Image Sep 18, 2026, 02_33_59 PM.png
PT. Wahana Indoko Pratama
Head Office

Ruko Golf Lake Residence Venice Blok B 18-19

Jl Kamal Raya Outer Ring Road, Cengkareng Timur, Jakarta Barat

Kontak kami
  • Instagram
  • LinkedIn
  • YouTube
  • TikTok
bottom of page